Aplikasi Menghitung Acara Selamatan Kematian Nyewu Dina



Selamatan orang meninggal merupakan kebudayaan Jawa yang sudah ada sejak jaman dahulu kala, bahkan sejak ajaran agama belom masuk. Dan karna ini merupakan adat istiadat Jawa, tata caranya hampir gak bisa ditemukan dalam ajaran agama apapun. Lalu kenapa umat dari beberapa agama ikut melaksanakannya? Karna dalam setiap agama gak pernah mengajarkan tentang pemaksaan kehendak. Dan akhirnya beberapa agama tersebut masuk ke Jawa melalui kebudayaan, bukan menghilangkan kebudayaan tapi mengawinkan kebudayaan dengan ajaran agama, salah satunya melalui kebudayaan selamatan orang meninggal ini. Contoh nyatanya, selamatan orang meninggal yang dilakukan tetaplah sama tata cara dan ubo rampenya, tapi hanya bacaan do'anya aja yang berbeda di tiap agama.

Kebudayaan selamatan orang yang sudah meninggal dilakukan sebanyak 8 kali terhitung sejak orang tersebut meninggal. Tujuan singkatnya adalah untuk mengantarkan langkah orang mati tersebut dalam perjalanannya menuju kesempurnaan baik jiwa maupun raganya.
  1. Geblag atau selamatan setelah pemakaman. Ada juga yang menyebutnya Ngesur / Nyaur Tanah. Cara menentukannya dengan rumus jisarji dan harus dilaksanakan saat itu juga
  2. Nelung dina atau selamatan setelah tiga hari kematian, cara menentukan waktu selamatan hari dan pasaran nelung dina digunakan rumus lusarlu, yaitu hari ketiga dan pasaran ketiga.
  3. Mitung dina atau selamatan setelah tujuh hari kematian, Cara menentukan waktu selamatan hari dan pasaran mitung dina digunakan tusaro, yaitu hari ke ketujuh dan pasaran kedua.
  4. Matangpuluh dina atau selamatan setelah 40 hari kematian, Cara menentukan waktu selamatan hari dan pasaran matangpuluh dina digunakan rumus masarma, yaitu hari kelima dan pasaran kelima.
  5. Nyatus dina atau selamatan setelah 100 hari kematian, Cara menentukan waktu selamatan bari dan pasaran digunakan rumus perbitungan bari rosarma, yaitu hari kedua dan pasaran kelima.
  6. Mendhak sepisan atau selamatan setelah satu tahun kematian, Cara menentukan waktu selamatan hari dan pasaran mendhak pisan digunakan rumus patsarpat yaitu hari keempat dan pasaran keempat.
  7. Mendhak pindho atau selamatan setelah dua tahun kematian, Cara menentukan waktu selamatan hari dan pasaran mendhak pindho digunakan rumus rosarpat, yaitu hari kesatu dan pasaran ketiga.
  8. Nyewu atau selamatan setelah seribu hari kematian, Cara menentukan waktu selamatan hari dan pasaran seribu hari (nyewu) digunakan rumus nemsarma yaitu hari keenam dan pasaran kelima.

Biasanya orang-orang bertanya pada orang-orang sepuh/sesepuh yang dianggap tahu untuk menghitung hari yang tepat. Tetapi seiring waktu orang-orang tersebut juga sudah meninggal dan tidak ada penerus penghitung harinya. Untuk itu saya postkan penghitung hari-hari selamatan orang meninggal dengan basis Ms. Excel. Beriut File dan cara mengguakannya

Untuk menggunakan silahkan kamu download disini

Berlangganan Untuk Menerima Update Terbaru:

1 Response to "Aplikasi Menghitung Acara Selamatan Kematian Nyewu Dina"