Interaksi Antar Komponen Ekosistem-Biologi Kelas X SMA-MA



Dalam ekosistem terjadi interaksi antar komponen ekosistem. Interaksi tersebut dapat berlangsung antara komponen biotik dengan abiotik atau antar komponen biotik. 

1.      Interaksi antara Komponen Biotik dengan abiotik

a.      Kekeradaan tumbuhan sangat mempengaruhi kondisi tanah.
Akar tumbuh-tumbuhan dapat mencegah hanyutnya lapisan humus dipermukaan tanah. Selain itu, daun-daun tumbuhan yang gugur dapat membusuk dan bercampur dengan tanah membentuk humus. Dengan demikian kesuburan tanah akan selalu terjaga.

b.      Kandungan air sangat mempengaruhi kehidupan tumbuh-tumbuhan.
Air sangat berguna bagi makhluk  hidup. Tumbuhan sangat memerlukan air, misalnya untuk bahan baku fotosintesis. Akar tumbuhan menembus kedalam tanah untuk menyerap air dan zat hara. Jika tanah mengandung cukup air, tumbuhan akan tumbuh subur. Sebaliknya jika kekurangan air tidak akan tumbuh dengan baik. 

2.      Interaksi antar komponen biotik. 

Bentuk interaksi antar komponen biotik meliputi kompetisi, predasi dan simbiosis. 

a.      Kompetisi
Kompetisi merupakan jenis interaksi antar organisme yang saling bersaing untuk bertahan hidup, misalnya bersaing dalam mendapatkan makanan. Kompetisi dapat terjadi antara individ-individu dalam satu spesies (intraspesifik) dan antara individu-individu berbeda spesies (interpesifik). Contohnya kompetisi intraspesifik adalah kompetisi antara dua harimau saat memperubutkan mangsanya, sedangkan contoh kompetisi interspesifik adalah beberapa jenis burung dihutan yang memakan jenis serangga yang sama. Kompetisi ini mengakibatkan ada beberapa makhluk hidup yang memperoleh kebutuhan hidupnya lebih sedikit bahkan dapat mengakibatkan kematian atau perpindahan ketempat lain (migrasi)

Gambar harimau berebut makanan merupakan jenis kompetsisi intraspesifik



Gambar beberapa jenis burung sedang berburu serangga merupakan jenis kompetisi  interspesifik

b.     Predasi.

Predasi merupakan jenis  interaksi makan dan dimakan suatu spesies memangsa spesies yang lain, misalnya kucing memakan tikus. Organisme yang memakan disebut predator, sedangkan organisme yang dimakan disebut mangsa.

Hubungan bersifat predasi

c.      Simbiosis.
Simbiosis yaitu hubungan sangat erat antara dua organisme yang berbeda spesies. Interaksi simbiosis dibedakan menjadi mutualisme, komensalisme dan parsasitisme.

                                          1)            Simbiosis Mutualisme.


Simbiosis mutualisme terjadi jika dua spesies hidup bersama dan saling menguntungkan satu sama lain. Sebagai contoh, interaksi antara lebah dengan bunga. Lebah diuntungkan karena mendapatkan makanan berupa nektar dan bunga juga diuntungkan krena lebah membantu proses penyerbukan.

                                          2)            Simbiosis komensalisme


Gambar Ikan Hiu dan ikan remora-simbiosis komensalisme

Simbiosis komensalisme terjadi jika dua spesies hidup bersama, satu spesies diuntungkan sedangkan spesies yang lain tidak diuntungkan juga tidak dirugikan. Contohnya interaksi antara ikan remora dengan ikan hiu. Ikan remora memperoleh keuntungan karena mendapatkan makanan dari sisa-sisa makanan ikan hiu, sedangkan ikan hiu tidak diuntungkan dan juga tidak dirugikan.

                                          3)            Simbiosis parasitisme.


Gambar cacing pita (endoparasit)
Sumber gambar : https://www.aryanto.id

Simbiosis parasitisme terjadi jika dua spesies hidup bersama, satu spesies diuntungkan dan spesies yang lain dirugikan. Organisme yang diuntungkan disebut parasit, sedangkan organisme yang dirugikan disebut inang. Parasit dapat dibedakan menjadi endoparasit dan eksoparasit. Endoparasit yaitu organisme yang hidup didalam jaringan atau tubuh inangnya, misalnya cacing pita yang hidup di usus manusia. Ektoparasit yaitu parasit yang hidup dipermukaan tubun inangnya, misalnya benalu yang hidup menempel pada batang pohon mangga.

Parasitisme-benalu dan inang

                                          4)            Simbiosis amensalisme.
Simbiosis amensalisme terjadi pada dua organisme berbeda spesies yang saling berinteraksi, satu spesies dirugikan sedangan spesies lain tidak diuntungkan dan tidak dirugikan. Sebagai contoh, rumput teki yang tumbuh berdampingan dengan tanaman budi daya. Rumput teki dapat mengeluarkan zat racun dari akarnya yang dapat menggangu pertumbuhan tanaman lain. Sementara itu, rumput teki tidak mendapatkan keuntungan serta tidak dirugikan.

                                

Sumber gambar : https://kependidikan.com/simbiosis-amensalisme/



Sumber                : Teo Sukoco, dkk, Biologi Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam  SMA/MA Kelas X, Intan Pariwara, Klaten, 2016

Berlangganan Untuk Menerima Update Terbaru: