Merencanakan dan Melaksanakan Percobaan tentang Faktor luar yang Memengaruhi Pertumbuhan serta Perkembangan Pada Tumbuhan.



Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk membuktikan pengaruh aktor eksternal harus dilakukan dengan percobaan. Sebelum melakukan percobaan, harus membuat rancangan percobaan terlebih dahulu. Selanjutnya, rancangan percobaan tersebut direaslisasikan dalam sebuaha percobaan dan hasil percobaan ditulis dalam laporan ilmiah. Dalam membuat laporan ilmiah harus dilakukan dengaan langkah kerja ilmiah.
Komponen-komponen yang terdapat dalam sebuah laporan percobaan ilmiah yaitu
-          Judul
-          Kata pengantar
-          Daftar isi
-          Pendahuluan
-          Tinjauan pustaka
-          Metoda penelitian
-          Hasil dan pembahasan
-          Penutup
-          Daftar pustaka
-          Lampiran
Langkah-langkah penyusunan laporan ilmiah tersebut harus disusun secara urut.

Rancangan percobaan dan laporan percobaan
Contoh, untuk membuktikan faktor eksternal dengan tema tingkat keasaman (pH) terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
1.    Rancangan percobaan
a.    Menentukan alat dan bahan
Sebelum percobaan dilakukan, perlu ditentukan alat dan bahan yang digunakan. Alat merupakan semua benda yang digunakan unuk melakukan percobaan. Sementara itu, bahan merupakan semua benda atau zat yang dibutuhkan dalam suatu percobaan.
1)    Alat
a)    Tiga buah cawan petri ukuran besar
b)    Gelas ukur
c)    Pipet tetes
d)    Tabung reaksi
e)    Penggaris
f)      Alat tulis
g)    Kertas label
2)    Bahan
a)    Biji kacang hijau
b)    Kapas sebagai media
c)    Air
d)    Asam cuka 5% dan 10%
e)    pH meter untukmengukur derajat keasaman
b.    menentukan variabel
variabel adalah faktor-faktor yang berpengaruh dalam suatu percobaan dan memiliki nilai yang dapat diubah. Ada tiga macam variabel sebagai berikut:
1)    variabel bebas, yaitu variabel yang memengaruhi variabel terikat dengan sengaja dibuat berbeda. Misalnya tingkat keasaman.
2)    Variabel terikat yaitu variabel yang dipengaruhi oleh variabel bebas. Misalnya parameter perkecambahan, pertumbuhan dan perkembangan,
3)    Variabel kontrol yaitu variabel yang dibuat sama untuk semua perlakuan. Misalnya faktor-faktor lingkungan seperti intensitas cahaya, dan jumlah air penyiraman.
c.     Menentukan teknik atau cara percobaan yang akan dilakukan
Ada dua kelompok dalam percobaan biologi yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Kelompok kontrol merupakan kelompok yang tidak diberi perlakuan. Sementara itu, kelompok perlakuan merupakan kelompok yang diberi perlakuan tertentu. Dalam suatu percobaan hanya ada satu kelompok kontrol dan beberapa kelompok perlakuan.
Misal :           Kelompok I (kontrol),tidak diberi asam cuka
          Kelompok II (perlakuan) diberi asam cuka 5%
          Kelompom III (perlakuan) diberi asam cuka 10%
d.    Menentukan waktu percobaan
Lamanya waktu penelitian tergantung pada data pengamatan yang ingin diperoleh. Misalnya percobaan dilakukan selamam 14 hari. Tujuh hari pertama dilakukan untuk mengamati perkecambahan biji kacang hijau, sementara itu, tujuh hari berikutnya untuk mengamati pertumbuhan dan perkembangan kecambah kacang hijau.

2.    Melakukan Percobaan
Setelah selesai merancang percobaan, dapat dimulai melakukan percobaan. Percobaan dilakukan sesuai prosedur cara kerja pada rancangan percobaan.

Pada tema tersebut diatas percobaan dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut:
a.    Berilah label pada tiap-tiap cawan petri (label I, II, dan III). Letakkan kapas secukupnya secara merata. Siram kapas dengan larutan yang berbeda. Cawan petri I disiram 10 mL air tanpa dicampur asam cuka,  cawan petri II disiram 10 mL larutan cuka 5%, dan cawan petri III disiram 10 mL larutan 10%. Setelah itu, letakkan masing-masing 5 biji kacang hijau diatas kapas pada ketiga cawan petri. Ukur pH media pada setiap cawan petri menggunakan pH meter.
b.    Lakukan penyiraman biji pada cawan petri setiap hari selama 7 hari dengan jumlah air yang sama.
c.     Lakukan pengamatan selama 7 hari dan parameter yang diamati sebagai berikut.
1)    Perkecambahan
2)    Pertumbuhan, meliputi tinggi batang, panjang daun, dan jumlah daun yang muncul.
3)    Perkembangan, meliputi warna daun, warna batang, keadaan daun (permukaan rata atau keriting), keadaan batang (kukuh atau roboh, keadaan akar (ujung akar meruncing atau menebal) dan keadaan tanaman (hidup atau mati)
d.    Data hasil pengamatan selanjutnya dicatat dalam tiga tabel seperti berikut
Tabel 1.1 Perkecambahan biji kacang hijau
Kelompok
Biji kacang hijau
Biji berkecambah pada hari ke
1
2
3
4
5
6
7
I
1
2
3
4
5







II
1
2
3
4
5







III
1
2
3
4
5








Tabel 1.2 Pertumbuha tanaman kacang hijau
Hal yang diamati
Rata-rata panjang akar, panjang batang, dan jumlah daun
Kelompok I pada hari ke (cm)
Kelompok I pada hari ke (cm)
Kelompok I pada hari ke (cm)
8
9
10
11
12
13
14
8
9
10
11
12
13
14
8
9
10
11
12
13
14
Panjang akar





















Panjang batang





















Jumlah daun






















Tabel 1.3 Perkembangan tanaman kacang hijau
Hal yang diamati
Deskripsi
Kelompok I
Kelompok II
Kelompok III
Warna daun



Warna batang



Keadaan daun (permukaan rata/keriting)



Keadaan batang (kukuh/roboh)



Keadaan akar (ujung meruncing atau menebal)



Keadaan tanaman (hidup/mati)




3.    Menganalisis data dan menarik kesimpulan
Data diperoleh dari hasil eksperimen atau hasil percobaan.data hasil prcobaan dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu data kualitatif dan data kuantitatif.
a.    Data kualitatif
Data kualitatif merupakan data yang dinyatakan dalam bentuk kata-kata(deskripsi) atau bukan dalam bentuk angka. Data ini biasanya menjelaskan sifat atau karakteristik dari suatu percobaan. Contoh, warna daun dan batang tanaman kacang hijua.
b.    Data kuantitatif
Data kuantitatif merupakan data yang dinyatakan dalam bentuk angka. Contoh pengukuran tinggi batang. Selanjutnya hasil olahan data tersebut dibandingkan dengan teori, fakta, konsep yang ada dalam referensi. Hasil analisis data digunakan untuk menarik kesimpulan.

4.    Menyusun laporan percobaan
Setelah selesai melakukan percobaan, buatlah laporan untuk mengomunikasikan hasil percobaan yang anda lakukan. Dengan demikian, hasil percobaan tersebut dapat diketahui dan bermanfaat bagi orang lian.

Contoh format laporan
a.    Judul laporan
b.    Prakata; berisi ucapan rasa sykur penulis serta ucapan terima kasih
c.     Daftar isi
d.    Pendahuluan; berisi latab belakang penelitian, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian.
e.    Tinjauan pustaka; berisi teori, konsep, fakta-fakta, penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan topik penelitian, dan hipotesis.
f.      Metode penelitian berisi unsur-unsur:
1)    Alat dan bahan
2)    Waktu dan tempat penelitian
3)    Cara kerja penelitian
4)    Cara pengambilan data
g.    Hasil dan pembahasan berisi unsur-unsur:
1)    Data dan fakta yang diperoleh selama penelitian
2)    Pengolahan data dan analisis hasil penelitian
h.    Kesimpulan
i.      Daftar pustaka
j.      Lampiran; menyajikan tabel, grafik, gambar dan informasi pendukung lainnya.

Berlangganan Untuk Menerima Update Terbaru:

Disqus Comments