Teknologi yang berhubungan dengan Jaringan Hewan - Biologi SMA-MA Kelas XI MIPA


Pemahaman mengenai sel dan jaringan sangat penting dalam penemuan berbagai macam teknologi, misalnya teknologi Stem cell. Stem cell dalam bahasa Indonesia disebut juga sel batang, sel punca, atau sel induk. Sel punca adalah sel yang belum terspesialisasi yang memiliki kemampuan  membelah secara terus menerus dan memperbaharui dirinya sendiri serta berkembang menjadi jenis-jenis sel yang spesifik.

 

Kemampuan tersebut memungkinkan sel punca menjadi sistem perbaikan tubuh dengan cara menyediakan sel-sel baru untuk mengganti sel-sel yang rusak akibat penyakit. Adanya teknologi stem cell dalam terapi pengobatan suatu jenis penyakit dapat mengurangi penggunaan obat yang mengandung zat kimia.

 

Baca juga Macam-macam Jaringan Epitel


Jenis-jenis stem cell dapat dibedakan berdasarkan kemampuan untuk berdiferensiasi dan asal jaringannya.

 

a.     Berdasarkan kemampuan berdiferensiasi, Stem cell dibagi menjadi 4, yaitu totipoten, pluripoten, multipoten, dan unipoten.

1)  Totipoten adalah sel induk yang dapat berdiferensiasi menjadi semua jenis sel, misalnya zigot dan morula.

2)  Pluripoten adalah sel induk yang dapat berdiferensiasi menjadi 3 lapisan germinal (ektoderm, mesoderm, dan endoderm), tetapi tidak dapat menjadi jaringan embrionik seperti plasenta dan tali pusat. Contohnya sel induk embrio (embrionic stem cell).

3)  Multipoten adalah sel induk yang dapat berdiferensiasi menjadi jenis sel tertentu yang tidak jauh berbeda dari sel induk. Sebagai contoh, sel induk homopoetik yang terdapat pada sumsum tulang.

4)     Unipoten adalah sel induk yang hanya dapat berdiferensiasi menjadi satu jenis sel. Sebagai contoh, sel eritrosit progenitor yang hanya mampu berdiferensiasi menjadi sel darah merah.

 

b.     Berdasarkan asal jaringannya, ada 2 macam stem cell, yaitu embrioni stem cell dan adult stem cell.

1)     Embrionic stem cell (sel induk embrio) adalah sel induk yang diperoleh dari embrio pada fase blastosit (5-7 hari setelah pembuahan). Sel-sel embrionik dapat diarahkan menjadi semua jenis sel yang dijumpai pada orang dewasa, seperti sel-sel darah, sel-sel otot, sel-sel hati, dan sel-sel ginjal.

2)  Adult stem cell (sel induk dewasa) adalah sel induk atau sel punca yang diperoleh dari tubuh orang yang bersangkutan. Sel induk dewasa ditemukan diantara sel-sel lain yang telah berdiferensiasi dalam suatu jaringan yang telah mengalami maturasi.

 

Baca juga Jaringan pengikat - Struktur dan Fungsi Jaringan Hewan


Stem cell sangat bermanfaat dalam pengobatan suatu penyakit. Sebagai contoh, dalam pengobatan penyait Parkinson. Penyakit parkinson ditandai kematian neuron-neuron nigra striatal (neuron-neuron dopaminergik). Neuron dopmain berfungsi dalam gerakan tubuh. Oleh karena itu, kematian neuron dopamin sangat mempengaruhi pergerakan tubuh. Melalui tranplantasi stem cell, diharapkan dapat mengganti neuron dopamin yang mati dan mengurangi gejala penyakit parkinson.



Sumber Henny Purnama Wati, dkk, Buku Interaktif Biologi Untuk SMA/MA Peminatan MIPA, Intan Pariwara, 2021



Untuk menambah wawasan putar video dengan mengklik tautan berikut

https://www.youtube.com/watch?v=a2scg9BBY7A




Berlangganan Untuk Menerima Update Terbaru: